Sejarah

Gebangsari adalah desa di wilayah kecamatan Tambak, Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia. Sebagian besar penduduknya adalah petani, karena sebagian besar wilayahnya adalah persawahan. Desa ini terbagi menjadi tiga dusun yakni, Dusun 1 (Gebangsari): Rw 1 & 2; Dusun 2 (Rawadawa): Rw 3 & 4; Dusun 3 (Bayawulung): Rw 5 & 6. Hampir seluruh warga Gebangsari memeluk agama Islam, namun mereka masih menjalankan adat Kejawen, seperti labuhan sawah/memetri bumi, nyadran, serta resik kuburan terutama menjelang bulan Puasa.

 

Sejarah kepemiminan dari masa pemerintahan dahulu sampai sekarang adalah :

  • Pada Tahun   – 1915 dipimpin oleh Kepala Desa Nursam (Sriyem)
  • Pada tahun 1915-1918 dipimpin oleh Kepala Desa Partadiwirya (Blender)
  • Pada tahun 1918-1928 dipimpin oleh Kepala Desa Sandiwirya
  • Pada tahun 1929-1945 dipimpin oleh Kepala Desa Nadimeja I
  • Pada tahun 1945-1972 dipimpin oleh Kepala Desa Nadimeja II atau disebut Penatus Harjosukarto.
  • Pada tahun 1972-1973 dipimpin oleh Pj. Kepala Desa Notodiwiryo
  • Pada tahun 1973-1984 dipimpin oleh Kepala Desa M. Syarbini
  • Pada tahun 1984-1986 dipimpin oleh Pj. Kepala Desa Masirin
  • Tahun 1986-1993 dipimpin Kepala Desa oleh seorang perempuan yaitu Ny Sulastri AS. Karena prestasi membawa Desa Gebangsari ikut dilombakan ketingkat Nasional hingga menjadi rangking 2 desa terbaik sehingga ditambah masa kerjanya karena prestasi tersebut.
  • Tahun 1993-1997 masih dipimpin Kepala Desa Ny Sulastri AS.
  • Tahun 1997-1998 di Pj oleh Samisno dari pegawai Kecamatan Tambak
  • Tahun 1998-2005 dipimpin oleh Kepala Desa Salju Andoko
  • Tahun 2006 - 2007 bulan Februari Pj Kepala Desa oleh Sukanto Kasi Trantib Kecamatan Tambak.
  • Pada bulan Februari-Juli tahun 2007 di Pj Kepala Desa oleh Sekretaris Desa yaitu Widi Jatmiko hingga ada Kepala Desa Definitif.
  • Tahun 2007- 2013 dipimpin Kepala Desa Rokhmat.SE, dan dari 2013 sampai  sekarang dipimpin Kepala Desa Rokhmat.SE, MM. Demikian sekilas masa Pemerintahan dan asal usul tentang Desa Gebangsari, dimulai dari tahun 1915 M. Karena tahun sebelumnya merupakan cerita turun temurun yang sulit dicari buki-buktinya secara tertulis ataupun nara sumbernya yang sudah tidak ada lagi.

 

Dari sekilas Riwayat cerita Gebangsari tersebut yang kami susun berkat dukungan dari sumber-sumber yang kami terima waktu Dia masih hidup antara lain :

  1. Bapak Harjo Sukarto Penatus Desa Gebangsari
  2. Nbah Tuyem (Alm) Keturunan dari Mbah Dipawangsa
  3. Mbah San Irsad (Alm) Tokoh Masyarakat
  4. Bapak Martawigena (Alm) Toko Masyarakat
  5. Mbah Moh. Kasbi (Alm) Kayim Bayawulung.